...::: "Selamat Datang di Blog BBM_Belajar Bersama Muslihin, yuukk!!! Kita Belajar | Karena Belajar Merupakan Salah Satu Kunci Untuk Mencapai Kaberhasilan | dan Dengan Membaca Adalah Untuk Membuka Jendela Dunia | Ayoo Kita Belajar !!! :::...
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Belajar yuukkk !!!!

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 09.24 | 0 komentar
Belajar adalah sebuah proses perubahan di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, daya pikir, dan kemampuan-kemampuan yang lain.

Sedangkan pengertian belajat menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.

Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Kesimpulan yang bisa diambil dari kedua pengertian di atas, bahwa pada prinsipnya, belajar adalah perubahan dari diri seseorang.

dari beberapa pengetian belajar di atas maka dapat disimpulkan bahwa semua aktivitas mental atau psikis yang dilakukan oleh seseorang sehingga menimbulkan perubahan tingkah laku yang berbeda antara sesudah belajar dan sebelum belajar.

kenapa kita harus belajar ????

sebenernya jawabannya sederhana. Karena kita ingin tau. Kenapa ingin tau....???? karena mahluk yang punya akal (terutama manusia) ingin melakukan sesuatu terhadap pengetahuan yg dia inginkan.

misal, manusia ingin tempat tinggalnya tetap ada cahaya walau malam hari
maka dibuatlah teknologi yg namanya api unggun lalu manusia ingin tahu, "bisakah api unggun ini diperkecil agar tidak terlalu berbahaya?" setelah dipelajari ditemukanlah teknologi yang namanya lilin begitu seterusnya hingga Mr. Edison menemukan bola lampu.

tidak sampai disana saja, sampai sekarang teknologi pencahayaan di dalam ruangan di malam hari terus dikembangkan, dari yg hemat listrik sampai cahaya darurat apabila cahaya utama mati manusia yg ingin semua pekerjaannya jadi sederhana belajar dan menemukan hal2 baru untuk memudahkannya bekerja.

secara teknis, rasa ingin tahu itulah yang membuat manusia mau belajar. Dan seharusnya Belajar itu adalah sesuatu yang ingin dilakukan, bukan yang harus dilakukan.

jadi kesimpulannya, kita sebagai manusia memiliki sifat yang ingin tahu yang mendorong kita untuk belajar, belajar bukanlah sesuatu yang harus kita lakukan, tetapi sesuatu yang seharusnya ingin kita lakukan. Selama manusia hidup, manusia akan terus ingin tahu da belajar.


Wallahu a’lam bish showab

Belajar Adalah Kunci Pokok Keberhasilan

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 18.36 | 1komentar

Berhasil ... berhasil... berhasil... begitulah ungkapan kegembiraan Dora the Explorer. Keberhasilan tidak akan tercapai dengan mudah, tanpa adanya proses belajar, kerja keras, dan saling membantu. Belajar merupakan salah satu kunci pokok sebuah keberhasilan. Dalam hal ini belajar bukan semata mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi kita juga harus dituntut belajar menghargai orang lain, dan juga yang paling sulit adalah belajar menghargai diri sendiri. Karena bagaimana pun juga musuh terbesar dalam hidup adalah diri kita sendiri. Jangan sampai kita kalah oleh diri kita sendiri.

Sebagai mana telah diungkapkan dalam keterangan bahwa belajar adalah kewajiban seorang insan dari mulai lahir sampai akhir hayatnya.

Manusia diciptakan dalam keadaan bersih. Jadi kalau tidak belajar menjaga kebersihan, maka sebersih apapun asal mula suatu benda, tidak akan bertahan lama kalau si pemilik tidak mampu mempelajari hal yang berhubungan dengan kebersihan.

Maka dari itu segala sesuatu harus dimulai dengan belajar. Tidak ada hal yang bisa kita perbuat tanpa dipelajari di awalnya. Keberhasilan yang kita capai tidak akan terlaksana kalau kita malas belajar.

Jadi untuk meraih keberhasilan kunci pokoknya adalah belajar dan terus belajar.

Kenapa Sih Harus Mengeluh...

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 06.46 | 0 komentar

Coba temen-temen renungkan, berapa kali sehari ya kita mengeluh,,,????

Hmmm,,,, 3 kali sehari, kayak minum obat ? atau berkali-kali ? wahhh, istikhfar sobat. Karena kita sungguh teramat lalai. Sehari semalam sebayak 24 jam selalu kita keluhkan. Entah karena lelah, merasa tidak puas, numpuknyaa masalah yang kagak kunjung selesai dan terus semakin menggunung atau hanya sekedar ucapan lisan, “BETE”.

Begitu banyak yang kita keluhkan setiap harinya, tanpa kita sadari seolah tak sedikitpun nikmat Allah yang patut disukuri. Mau belajar menghitung ???? Hayuuuuuk……. Hitunglah nikmat allah yang telah diberikan, bisakah kita mendatanya??? TIDAK ! karena begitu buuuaaanyakk nikmat Allah untuk kita. Dari mulai atribut kelengkapan anggota badan, kesehatan, segarnya udara pagi hari, baju yang kita pakai sekarangpun dari Allah. Belum lagi musibah dan ujian yang Allah timpakan kepada saudara-saudara kita dengan meletusnya gunung berapi, banjir, tsunami, dan segala macam bentuk bencana alam yang selalu manjadi langganan Negara kita. Lihatlah sisi nikmat yang Allah berikan kepada kita akan lebih besyukur anggaplah sesuatu yang menyedihkan dan melehahkan itu sebagai ujian kita untuk selalu meningkatkan takwa kita kepada-Nya.

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

dan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

(QS. Al ‘Ankabuut : 2-3)

Ayo kawan-kawan, nak kita perbaharui niat kita semata-mata hanya untuk mencari Ridho Allah. Sabar dak syukur akan kunci menuju ikhlas. Maka ketika kita ikhlas dengan semua yang allah beri, entah dalam bentuk yang menyenangkan atau tidak menyenagkan, semuanya enggak akan sia-sia.

dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Q.S. Al-Baqarah : 155)

Menjaga Kesehatan Paru Paru

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 10.22 | 0 komentar
Salah satu kenikmatan yang diberikan Allah kepada manausia adalah sistem pernafasan, dimana kita bias menghiruf udara setiap hari, tiap jam, tiap menit, bahkan tiap detik… paru-paru kita letih berhenti bernafas dan udara yang Allah berikan kepada kita tidak pernah habis.

Di dunia yang serba modern, banyak polusi udara yang mencenari linhkungan sekitar dari mulai aspek pabrik, kendaraan-kendaraan, asap rokok dan debu-debu kotoran yang setiap saat bias terhirup. Itulah factor-faktor penyebab gangguan penyakit paru,, diantaranya adalah penyakit TBC, PPOK, ASMA, dan penyakit paru lainnya,,,

Tips Menjaga Kesehatan Paru Paru :

1. Ciptakan lingkungan rumah yang baik

Dimulai dari tempat tinggal yang kita hidup didalamnya yang pling awal untuk menjaga kesehatan, jika rumah kita nyaman dan bersih, kita dapat hidup sehat. Oleh karena itu bersihkan rumah anda dari kotoran, debu, dan sampah agar terhindar dari kuman yang dapat terhirup dan masuk melalui hidung. Ciptakan ventilasi udara yang baik dan sedapat mungkin cahaya sinar matahari masuk kedalam rumah agar kuman2 dapat mati,

2. Olahraga teratur

Olahraga penting bagi kesehatan tubuh, minimal seminggu 1 kali, dengan berolahraga dapat membantu manjaga organ peru2 tetap sehat..

3. Makanan yang bergizi

Ada pepatah yang mengatakan “you are what you eat”. Makanan yang bergizi dapat meningkatkan daya tahan tubuh, segingga organ pernapasan tidak mudah terkena infeksi kuman.

4. Jangan merokok

Kasus terbanyak yang menyebabkan penyakit paru adalah rokok, karna merokok atau asap rokok dapat menyebabkan pembesaran kelenjar makus dan hiperplasi sel goblet, sehingga produksi makus berlebihan dan timbul batuk yang produktif.

5. Berjemur dipagi hari

Sinar matahari pagi sangat bagus untuk tubuh, karna dapat membunuh kuman2 yang ada di dalam tubuh kita.

Bagaimanapun tidak ada perdebatan bahwa “lebih baik mencegah penyakit dari pada mengobati, (dan tentunya relative lebih mudah mengibati penyakit sejak dini daripada membiarkan penyakit berjalan lebih lanjut)”. Manusia cerdas dan sensitive adalah manusia yang mengerti bahwa segala sesuatu dalam kehidupanya harus diperbaiki sekarang juga, jangan tubda gari esok atau lusa , karena kesehatan adalah investasi kini dan esok hari. Wallohu a’lam bishawab.

Orang yang Sering Melamun Tandanya Punya Otak Tajam

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 19.08 | 0 komentar
Setiap orang pas ti pernah melamun dan berkhayal memikirkan masa depan atau sesuatu hal yang indah. Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang pikirannya sering melayang ternyata memiliki otak yang lebih tajam. Mengapa bisa begitu?

Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang sering melamun justru memiliki lebih banyak memori kerja di otak, yang memberinya kemampuan untuk dapat melakukan dua hal pada saat yang sama.

"Mereka yang memiliki kapasitas memori otak yang lebih tinggi melaporkan pikirannya lebih sering melayang (melamun) saat melakukan tugas-tugas sederhana, meskipun kinerja mereka tidak terganggu," ujar Daniel Levinson, psikolog di University of Wisconsin-Madison, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (17/3/2012).

Dalam studi yang hasilnya sudah dipublikasikan dalam Psychological Science ini, peneliti meminta partisipan untuk menekan tombol saat merespons kata-kata yang muncul di layar komputer. Peneliti kemudian akan memeriksa secara berkala untuk menanyakan apakah pikiran partisipan sempat melayang alias melamun.

Pada akhir studi, peneliti mengukur kapasitas memori kerja partisipan serta juga memberikan skor untuk kemampuan mengingat serangkaian huruf diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan matematika yang mudah.

Hasilnya, partisipan yang lebih banyak melamun justru yang kapasitas memori otaknya lebih tinggi.

Diperkirakan ini berkaitan dengan ruang kerja mental yang digunakan. Misalnya, ketika orang dapat menjumlahkan dua angka yang diucapkan tanpa perlu menuliskannya, tapi cukup dengan membayangkannya saja. Kapasitas ini telah dikaitkan dengan ukuran umum intelijen, seperti pemahaman membaca dan skor IQ.

Studi terbaru ini menggarisbawahi bagaimana memori kerja penting dalam memungkinkan otak untuk fokus pada masalah yang paling mendesak.

Sumber : detikhealth.com

Aku dan Penyesalanku

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 07.25 | 0 komentar
Dikisahkan seorang anak yang bernama Budi, dan ibunya bernama Aisyah. Ibu Aisyah adalah seorang pedagang sayuran di desanya, sedangkan Budi adalah seorang siswa SMU kelas 3.

Awalnya Budi seorang anak yang baik, rajin, shaleh dan senang bergaul dengan lingkungan sekitarnya, namun karena sifatnya yang suka bergaul di manfaatkan oleh anak-anak yang nakal untuk membuat Budi menjadi anak yang nakal, dan itu pun berhasil.

Disetiap malam Budi pun bermain dengan teman-temanya yang nakal sambil bermain gitar, tidak lama kemudian datanglah salah satu temanya lagi dengan membawa sebuah kendaraan motor yang pada saat itu model paling keren, dan sang teman tadi berkata pada budi "wezt... Bud... loe punya motor kaya' punya gw gak.... pasti gak punya ya,,, sebab motor gue mahal and keren abis..." setelah mendengar perkataan dari temanya Budi pun panas dan berkata, " Ich... cuma motor kaya' gitu ajja di bangga-banggain... ntar liat aja gua beli motor kaya' bugitu...."

Setelah itu pun Budi pulang kerumah, sesampainya di rumah, Budi langsung menemui ibu dan berkata "Bu....bu....bu... aku pengen motor kayak punya teman aku,,, beliin ya bu ... ya..ya ..." ibu punmenjawab, " iya nak.... nanti ibu belikan...." Dengan hati gembira, Budi pun merasa senang sekali setelah mendengar akan dibelikan motor oleh ibunya, ibunyapun berkata "tapi dengan satu syarat, agar kamu bisa mendapatkan motor itu.... " Budi, "apa bu syaratnya...apa bu... pasti Budi laksanakan...." Ibu, " syaratnya adalah kamu harus bisa lulus ujian dengan nilai minimal 7.50, baru kamu bisa mendapatkan motornya... bagaimana...?" sangking inginnya Budi memiliki motor itu Budi pun menyetujui persyaratan yang diajukan oleh ibunya.... Budi langsung berkata, " iya bu...iya...pasti aku tepati..."

Setalah itu Budi pun masuk kamar sambil berfikir " apakah mungkin ... aku bisa lulus dengan nilai minimal 7.50, sedangkan aku tidak pernah belajar... giman caranya ya..." Budi pun berfikir agar ia dapat lulus dengan nilai 7.50, setelah lama berfikir, akhirnya Budi pun menyimpulkan bahwa ia akan mulai berubah untuk menjadi lebih baik.

Yang tadinya Budi setiap malam bermain dengan teman-temanya, sekarang setiap malm Budi lebih memilih belajar agar dapat lulus ujian. Hingga tiba saatnya ujian, Budi pun meminta do'a kepada ibunya "BU...do'ain Budi ya...agar Budi bisa lulus ujian..." ibu "ya nak... ibu yakin kamu pasti bisa.

Budi pun mengikuti ujian dengan penuh keyakinan bahwa Budi akan mendapatkan nilai yang sudah di targetkan untuk mendapatkan motor dari ibunya. Tiga minggu setelah ujian, kini saatnya pengumuman, Budi pun berangkat dari rumah untuk melihat pengumuman, ketika sampai di sekolah hati Budi pun berdetak kencang tidak karuan, dan tibalah pembagian amplop yang berisi surat keputusan, ketika Budi akan membuka amplop perasaan Budi sangat takut dan berjuta rasa berdebar... saat di buka lalu tertera disana nama : BUDI, kelas 3, dinyatakan LULUS 100%.... ketika Budi membaca Budi langsung berteriak " aku lulus... aku lulus...aku lulus..." terus menerus dan Budi langsung pulang sambil berlari.

sampai dirumah, Budi langsung menebui ibunya sambil berkata "BU... aku lulus... aku lulus nilai ku besar-besar... mana motornya bu... mana mana bu...?" ibunya pun menjawab "iya nak iya... sekarang liat dikamarmu nak... liat dikamarmu nak...!" Budi " asyik .... motor baru... motor baru...!!!"

sesampainya dikamar, Budi pun mencari motor didalam kamarnya, Budi pun hanya menemukan sebuah kotak yang di bungkus lapisan warna biru, ketika Budi ambil kotak tersebut lalu Budi membanting kotak tersebut, Budi langsung menemui ibunya, dan berkata "ibu bohong sama Budi, ibu bohong... mana bu' mana, pokoknya Budi benci sama ibu.... Budi pun meninggalkan ibunya. mendengar perkataan dari Budi, ibunya sangat sedih dan berdo'a kepada Allah "Ya Allah....ada apa yang terjadi anak hamba Ya Allah... kenapa dia berubah... ya Allah... lindungi dia Ya Allah..." ibunya sangat sedih, setiap hari ibu berharap dan menanti kepulangan Budi.

Dua bulan pun berlalu, selama Budi pergi ibunya sakit-sakitan, karena sangat mengkhawatirkan Budi, di lain waktu Budi yang meninggalkan ibunya. hidup teruntang-antung di kota, tidak jelas, bukannya lebih baik tapi nambah buruk, Budi pun merenung....sudah dua bulan di kota, belum juga dapet kerjaan, hidup gak jelas, apa yang terjadi ya.... apakah ini karena aku tidak diridhoi ibu ya.... ya sudahlah aku pulang saja, meminta maaf sama ibu.." (budi pun pulang kerumah dengan berjalan setapak demi setapak dengan berharap mendapat maaf dari ibu).

ketika sampai di desa, kira-kira dua rumah dari rumah budi, Budi melihat rumah tertutup rapat, halaman yang kotor tak terurus, Budi mendekati rumah, tidak ada siapa-siapa, lalu datang tetangga di sebelah rumah Budi, "Assalamu'alaikum pak..." sapa budi. lalu bapak tersebut menjawab "Wa’alaikumsalam ..." budi bertanya pada bakak pemilik rumah tadi "emm... pak ..saya mau nanya ibu saya dimana ya pak, kok rumah saya dikunci dan seperti tak terurus...? "bapak pun menjawab "em ini budi ya,.. anak ibu aisyah, ya sudah sini masuk dulu..." Budi "ya saya anak bu aisyah... lalu ibu dimana pak... bagai mana kaadaanya...?" bapak " em... jadi gini bud... kamu yang sabar ya... yang ikhlas, sebab dua minggu yang lalu ibu kamu telah di panggil oleh Allah..."

Budipun sangat sedih dan sangat menyasal, dan Budi pun berkata innalillahi wa inna ilaihi rojoiun... ya Allah.. ampunilah dosa ibu ibu ya Allah... ya Allah ampuni dosa ku ya Allah... selama ini aku menjadi anak durhaka..." bapak pun menenangkan budi... " o iya bud... sebenarnya pada saat kamu pergi, ibumu sering sakit-sakitan... saat kami mau mengubungi, kami tidak punya nomor yang bisa kami hubungi, lalu kami tidak punya alamat dimana kamu tinggal... nah sebelum ibu mu meninggal, beliau memberikan sebuah wasita kepada bapak untuk di sampaikan kepadamu" budi semakin sedih mendengar penjelasan dari bapak tersebut sambil berkata "apa itu pak...?" bapak "ini...ibumu menitipkan sesuatu kapada kamu, yang katanya ini hadiah di saat kamu lulus ujian, ini kotaknya yang belum sempat kamu buka" ketika Budi melihat kotak tersebut, Budi ingat dengan kotak kotak yang dulu ia banting di kamarnya, lalu budi membukanya pelan-pelan, ketika budi membuka, budi menemukan selembar surat, yang isinya "untuk anakku yang tercinta... selamat anakku, kamu telah lulus ujian, ibu tepati janji ibu.." dan aku melihat isi di bawah surat itu ternyata isinya adalah kunci motor lengkap dengan surat-suratnya.

Budi pun semakin sedih dan merenungi apa yang telah dia lakukan kepada ibunya. bapak tadipun berusaha menenangkan budi yang sedang sedih "ya sudah... sekarang kamu berdo'a kapada Allah agar ibumu masuk ke-syurga..." budipun sekarang hidup sendiri dan selalu berdo'a kapa da Allah agar ibu mendapatkan posisi yang sangat baik di hadapan Allah. (Budi)

HIkmah :

1. Sebagai anak, kita tidak boleh berpasangka buruk kepada kedua orangtua.

2. Orangtua pasti memberikan yang terbaik untuk anaknya.

3. Ingat ridho Allah tergantung dari ridho orangtua, murka Allah terganting murka orang tua.

"di ambil dari sebuah majalah islami"

Karena Engkau yang Paling Dirugikan

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 08.55 | 0 komentar
Masa raemaja adalah masa yang penuh gemerlapan, segalanyapun bagi makhluk yang baru gede ini. Tak dapat di pungkiri lagi bahwa manyoritas remaja hanyat dalam kesenangan-kesenagan duniawi yang bersifat semu alias sementara aja. Apa lagi membahas tentang pacaran, tema yang membuat sebagian remaja putri tersenyum dengan pipi bersemu merah karena merasa sudah ada yang punya, tambatan hati yang selalu ada disetiap geraknya, mau makan walaupun gak ada “si dia” di sampingnya tetep aja ada bayangnnya, karena memenga hanya si dialah yang ada dipikiranya. Lain halnya kalu yang belum pernah “mencicipi” pacran dengan hati penasaran, namun juga kesal kok gak ada ya yang naksir aku ya ?....

Don’t worry atau gak usah khawatir bagi ukhti sekalian yang belum pernah pacaran, karena ternyata islam tidak mengenal ataupun mengizinkan hambanya untuk berpacaran. Sebagai mana Allah SWT berfirman :

dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. (Q.S. Al – Isra : 32)

Tentunya ukhti berada di pihat yang benar karena belum perah berpacaran. Knapa? Islam adalah adalah agama yang sempurna, segala aturan di dalamnya sangatlah detail untuk kemaslahatan uamtnya, termasuk dilarangnya berpacaran.

Bayak remaja putri yang terpedaya dalam buaian syetan yang akan membawanya kedalam lembah dosa besar ini. Jangankan zinanya, mendekatinya saja sudah dilarang, yang sekarang diistilahkan dengan berpacaran. Ya, mula-mula Cuma cinta-cintaan atau yang dikenal dengan istilah “cinta monyet”

Kemudian saliang janji untuk ketemuan, berdua-duaan di tempat yang sepi, saling pandang-memandang, perlahan syetan akan mebisikan dengan snag lelaki untukmemegang tanganya, dan anehnya sanmg waniata tidak merasa risih namuan menyambutnya dengan senyuman, yang membuat sang lelaki semakin berani untuk melakukan yang selebihnya. Disini peran syetan begitu besar,semaksimal mungkin berusaha untuk menjerumuskan kedua insan tanpa ikatan apa-apa ini melakukan perbuatan keji.

Ukhti, tahukah kamu bahwa hal tersebut bahwa benar-benar telah diingatkan oleh Nabi kita Sholallahu ‘alaihi wasallam. Dari jabir bin samurah RA, dari rosululah bahwa beliau bersabda : “janganlah salah seorang dari kalian berdua-duaan dengan wanita, karena syaitan akan menjadi ketiganya” (H.R. Tirmidzi)

Ketahuilah saudariku, bagwa islam memerintahkan kita untuk menjaga kehormatan, akan dikatakan wanita salihah jika bisa menjaga dirinya dari perbuatan keji. Kalaulah mau dikaji lagi sesungguhnya kaum wanitalah yang akan banyak menerima kerugian dari berpacaran. Kerugian yang paling kecil saja waktu yang terbuang begitu saja hanya untuk memikirkan si dia, ini tentu bagi yang berpacaran masih dalam taraf smsan or curhat-curhatan.belum tentu itu jodoh yang ditakdirkan Allah untuknya. Iya toh?

Canon Gelar MBA

MBA (Married By Accident) itu adalah gelar untuk yang sudah kebablasan pacarnnya (sampai hamil). Ya, mereka menggukan cara instan untuk menutupi aibnya. Ya, dinikahkan saja cara praktis dan menegakkan, oleh karenanya banyak remaja yang ikut-ikutan pakek gelar ini. Padahal islam sudah punya aturan untuk mengtasi kasus seperti ini. Dikisahkan bahwa ada seorang wanita hamil setelah berzina, ia mendatangi Rosulullah meminta untuk di rajam, tetapi Rosulullah menyuruhnya untuk pulang dan kembali lagi setelah anaknya lahir. Sembilan bulan waniata itu menunggu dengan perasaan suka cita karena berharap dosa-dosanya akan segera dihapuskan setelah menjalani hukuman rajam pasca kelahiran anaknya. Dan anaknya pun lahir, bergegeslah wanita itu menemui Rosulullah dan meminta hukumannya, namun rosulullah menyuruhnya pulang, dan kembali lagi menemui Beliau setelah ia menyapih anaknya. Meskipun kecewa, tetapi wanita itu tetep menjalankan perintah Rosulullah sampai dua tahun kemudian iapun kembali mendatangi Rosulullah dan meminta kembali hukumannya. Maka setelah itupun rosulullah menjalankan hukumanya itu karena melihat kesungguhan wanita itu.

Bekas Yang Tak Terlupakan

Namun sayang seribu sayang banyak wanita yeng terdapat di zaman ini, tanpa malu lagi berbuat mesum didepan kameradan menjadi tontonan bagi wanita lainnya. Para artis tanpa rasa malu memamerkan aibya dengan linangan air mata untuk mencari simpati. Na’udzubillah... jadilah para remaja putri yang tidak mengikuti trend tersebut, wanita yang masih belia harus membawa beban ehamilan, bukan kehamilanya yang alah tapi sebabnyalah yang akan terus memberikan bekas stempel negatif.

Maka sudah saatnya bagi ukhti yang masih terbuai dengan rayuan gombal si srigalau berbulu domba, dansegera kembali ke jalan yang diprintahkan oleh Allah. Ketahuilah sodariku, bahwa rayuan-rayuan mereka itu adalah omong kosong kertena mereka hanyalah ingin memperdaya kalian. Begitu banyak fakta yang mengungkap wanita yang melakukan aborsi, bahkan membuang bayi yang tak berdosa lantaran malu menanggung kehamilan yang tana ada lelaki yang mau bertangung jawab atasnya. Tanpa ia sadari dosa nya akan berlipat-lipat karena perbuatanya, kecualia ia mau bertobat kepada Allah.

Ternyata Ukhti Yang Paling Dirugikan

Jelas sekali bahwa wanitalah pihak yang dirugikan dari berpacaran, lalu mengapa kita ragu untuk meninggalkanya? Atau ada yang berkilah “kita kita masih dalam taraf wajar kok pacaranya...” larangan Allah sudah jelas, mendekati saja tidak boleh alias berpacaran. “congratulations to you” alias selamat buat kalian yang belum pernah mencicipi pacaran, kalian harus bangga karena sudah bisa menjaga kehormatan kalian, jangan khawatir dicap
“gak laku” karena memang kebaikan itu selalu dihiasi keburukan oleh syetan, dan yang sudah terlanjur nyelup, alias masuk kedalam kubungan cinta palsu, meka bergegaslah untuk menarik dari ‘peredaran’ nafsu syahwat jan jangan sekali-kali dirimu tergoda atau sekedar tengok-tengok, karena engkaulah yang akan mendapat kerugiannya.

Bisa jadi prilaku buruk yang kita lakukan akan makin jauh dari jodoh yang kita idam-idamkan, seorang pendamping yang memiliki akhlak yang baik dan penuh tanggung jawab, malah sebaliknya, kita didekatkan dengan seorang jodoh yang buruk perangainya, yang tak mampu menghadirkan ketentraman hati. Yang ada adalah keresahan, gundah-gulana, kekhawatiran dan ketakutankarena cinta yang kita bangan tidak dilandasi rasa saliang percaya dan tidak dilandasi keimanan kepada Allah dah hari akhir. Maukah kita memiliki masadepan yang suram seperti itu...? Perbaiki diri, lalu memohon kepada Allah agar iman kita dikuatkan oleh-Nya. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk kita semua. Amiin...

“Dikutip dari sebuah majalah islami”

Ternyata Engkaulah Teman Terbaiku

BBM_Belajar Bersama Muslihin | 08.40 | 0 komentar
Kawan ingin aku bercerita tentang teman terbaik yang pernah aku miliki. Ayah mengenalkan ku dengannya di tiga tahun usiaku meski belum banyak mengerti, aku masih ingat kata-katanya, “kapanpun dan dimanapun, jadikanlah ia pehanganmu, insyaAllah kamu akan selamat”. Setelah saat itu, aku mulai rajin untuk mengenalnya. Kemana pergi selalu kuajak serta. Ia bukan saja bukan saja teman terbaik bagi diriku, tapi juga teman terbaik bagi semua orang, begitu cerita ibu.

Ia tidak pernah meminta diajak serta, karena semestinya kita yang membutuhkan keberadaannya kemana kaki melangkah. Senantiasa memberi jawaban atas semua tanya, mengoleskan kesejukan untuk setiap hati yang gersang. Bagi yang gelisah dan gundah, ia akan menjadi obat mujarab yang mampu memberikan ketenagan. Ia juga menjadi pelipur lara bagi ng bersedih. Tanpa di minta, jika kita mau, ia selalu menunjukkan jalan yang benar dengan cara yang sangat arif. Ikuti jalannya jika mau selamat atau tak perlu hiraukan peringatahnya asal mau dan sanggup menanggung semua resikonya. Ia tak pernah merasakan kita untuk memetuhinya karena itu bukan sifatnya.

Tutur katanya, indah menabjukkan, menyiratkan kebesaran maha pujangga dibalik untaiaan goretan barisan hikmah padanya. Tak ada yang sehebat ia dalam bertutur, tak ada pula yang seindah ia dalam bersapa. Hingga akhirnya, setiap yang mengenalnya senantiasa ingin membawanya serta kemanapun. Tak peduli siang, malam, terik atau pun mendung, ia akan setia menemani. Cukup hanya memahami kedalamanya, tak terasa setitik air bening mengalir dari sudut mataku. Hingga satu masa, aku begitu mencintainya. Sungguh tiada tanding Maha Pujangga pencipta teman terbaikku ini.

Sebegitu dekatnya kami berdua, sehingga melewati satu haripun tanpanya, hati akan kering, gersang dan merindaharau. Ada kegetiran yang terasa menyayat saat tak bersamanya, bahkan pernah aku tersesat, sejenak kemudian aku teringat pesan-pesannya, hingga aku terselamatkan dari kesesatan yang menakutkan. Di waktu lain, aku berada di persimpangan jalan yang membuatku tak tau menentukan arah melangkah, berkatnya aku menemukan jalan terbaik, entah bagaimana jika ia tak bersamaku saat itu.

Kawan, maukah kamu mendengarkan batapa kelamnya satu masaku tanpa teman terbaikku itu?.

Mulanya hanya lupa tak membawanya serta ke satu tempat. Esoknya sewaktu ketepat yang berbeda, akau tak mengajaknya serta, karena ku pikir aku ketempat yang satu ini, saya tak pantas membawanya serta saat itu saya lupa pesan ayah, “jika tak bersamanya, keselamatanmu terancam”. Esok hari dan seterusnya, entah lupa entah sudah terbiasa teman terbaik itu tak pernah lagi kuajak serta. Kubiarkan ia berhari-hari bersandar di salah satu sudut kamarku. Satu minggu, bulan berlalu dan tahunpun berganti, aku semakin lupa kepadanya, padahal ia senantiasa menungguku dan masih di sudut karaku hingga berdebu.

Hingga satu masa, bukan sekedar lupa. Bahkan aku mulai malu untuk mengajaknya. Di saat yang sama, semakin tak sadar jika diri ini telah jauh semakin tersesat dari jalur yang semestinya. Tapi aku tak peduli, ketika seorang teman menyampaikan teguran dari teman terbaikku agar kamu memperbaiki langkahku. Ai cerewet terlau mencampuri urusanku.

Begitulah kawan, anda pasti sudah tau akibatnya. Langkahku terseok-seok, pendirianku goyah hingga tubuhku limbung. Mata hati ini mungkin telah mati hingga tak mampu lagi membedakan hitam dan putih. Semakin dalam aku teperosok, tanganku menggapai-gapai, nafasku sesak oleh lumpur dosa. Disaat hampir sekarat itu mata ku masih menangkap sosok kecil sarat debu disaat kurebahkan tubuh di kamarku.

Ya! Sepertinya akau pernah mengenalnya. Teman yang pernah dikenalkan ayah kepadaku dulu. Ia yang pernah sekian lama setia menemaniku kamanapun aku pergi. Teman terbaik yang pernah kumiliki, ia masih setia menungguku di sudut kamar, dan semakin berdebu. Kuhampiri, perlahan ku sentuh kembali. “jangan ragu, kembalilah padaku. Aku masih teman terbaikmu. Ajaklah aku kemanapun pergi” kuat seolah dia berbisik kepadaku dan menarik tangan ku untuk segera menyergapnya. ffwuhhh...!!! kuhempaskan debu yang menyelimutinya dengan sekali hembusan. Nampaklah senyum indah tamen terbaikku itu.

Ingin ku menagis setelah sekian lama meninggalkanya. Ternyata, ia teramat setia jika kita menghendakinya. Kini, bersamaya kembali kurajut jalinan persahabatan. Aku tak ingin lagi terperosok, tersesat, terseok-seok hingga jatuh kejurang yang pernah dulu aku terjatuh. Jurang kesesatan. Bersamanya hidupku lebih damai terasa. Satu pesan ku untukmu kawan, kuyakin masing-masing kita memiliki teman terbaik itu. Jangan pernah meninggalkannya, walaupun sesaat. Percayahlah. Wallaahu ‘a’lam bishshowaab.

“dikutip dari sebuah majalah islami”

 
Copyright © 2012. BBM_Belajar Bersama Muslihin - All Rights Reserved
Template Modify by BBM_Belajar Bersama Muslihin
Proudly powered by Blogger